tips cara kerja di luar negeri

Tips penting! 6 Cara Kerja di Luar Negeri yang Bisa Kamu Coba

Hai guys, pernahkan kamu berpikiran untuk mengembangkan karier di luar negeri atau lebih tepatnya kerja di luar negeri? Jika iya, ternyata kamu bisa, lho, mewujudkannya. Akan tetapi, tentunya kamu harus mempersiapkan berbagai hal. Nah, bagi kamu yang memiliki rencana atau masih bingung, kali ini ada tips cara bekerja di luar negeri. Yuk, check it out!

Cara kerja di luar negeri

1. Tentukan jenis pekerjaan

Sebelum mencari lowongan kerja di luar negeri, tentunya kamu harus benar-benar yakin dengan pekerjaan yang ingin kamu lakukan nantinya karena ini berkaitan rencana kamu ke depannya. Keputusan untuk kerja di luar negeri tidak bisa diputuskan tanpa pertimbangan yang matang. Apakah nantinya kamu melanjutkan karier sesuai dengan jurusan kuliahmu atau berencana switch career.

Selain itu, jangan lupa juga mempersiapkan rencana B jika nantinya ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi atau di luar rencana. Umumnya, kamu bisa memikirkan pekerjaan yang bisa dilakukan dalam jangka pendek.

2. Tentukan negara tujuan dan lakukan riset

Setelah mengetahui jenis pekerjaan yang diinginkan, kamu dapat menentukan negara yang akan dituju. Pada tahapan ini, jangan lupa untuk melakukan riset terkait negara tersebut.

Di samping itu,  pertimbangkan untuk melakukan perjalanan jangka pendek ke negara incaran untuk membantumu mempelajari budaya, mengenal lokasi, dan menjalin hubungan dengan beberapa orang di sana. Jika memungkinkan, kamu bisa mencari lowongan, bahkan memanfaatkan waktu untuk melakukan wawancara dengan calon perusahaan atau pemberi kerja.

3. Cari lowongan yang sesuai via agensi atau job portal

Pekerjaan yang diinginkan sudah fix, negara yang ingin dituju juga sudah sesuai.  Nah, selanjutnya adalah mencari lowongan pekerjaan. Saat ini ada banyak cara untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Beberapa di antaranya melalui penyedia program, job portal, dan website perusahaannya langsung.

a. Agensi/penyedia program

Kamu dapat mencari lowongan pekerjaan melalui perusahaan agensi atau penyedia program khusus. Biasanya kamu bisa menemukannya di internet. Namun, penting untuk berhati-hati agar kamu nantinya tidak tertipu lowongan abal-abal. Agar aman, kamu bisa melihat lowongan yang sudah berafiliasi dengan pemerintah. Selain itu, untuk Indonesia, kamu bisa mengikuti program kementerian atau mengecek program pemerintah di website, seperti Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

b. Job portal

LinkedIn dapat menjadi salah satu pilihan untuk kamu mencari lowongan pekerjaan di luar negeri. Job portal tersebut memiliki ruang lingkup yang besar dan tidak terbatas pada satu negara saja. Di samping itu, kamu juga bisa menjalin hubungan dengan para profesional dan praktisi di LinkedIn untuk membuka peluang kerja di negara mereka.

c. Website perusahaan

Selain job portal, kamu juga bisa melamar secara langsung di website perusahaan yang kamu inginkan. Biasanya, kamu bisa melihat di bagian “Job” atau “Career” yang ada pada website-nya.

4. Sesuaikan penulisan CV dengan negara tujuan

Salah satu hal yang tidak boleh kamu lupakan adalah menyesuaikan gaya CV-mu sesuai dengan negara tujuan. Setiap negara biasanya memiliki perbedaan pada jenis CV dan resume. Dikutip dari TopCV, negara-negara Eropa biasanya mencantumkan foto dan informasi pribadi lengkap pada CV mereka. Sementara itu, untuk di Amerika, Inggris, dan Australia, informasi pribadi hanya lokasi, nomor handphone, alamat email, dan tidak perlu mencantumkan foto.

Hal ini tidak bisa dianggap remeh karena penting juga untuk mematuhi standar CV dan resume di setiap negara. CV dan resume yang nantinya kamu kirimkan dapat mencerminkan keseriusan dan pemahamanmu terhadap budaya dan lingkungan kerja di negara tersebut.

5. Persiapkan persyaratan untuk visa kerja

Langkah berikutnya adalah mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan, seperti paspor dan visa. Sangat penting untuk dapat mempersiapkan segala keperluan ini karena pengajuan visa untuk setiap negara memiliki syarat yang berbeda-beda.

Selain itu, jenis visa juga mempengaruhi keberlangsungan kerjamu di sana. Apakah visa kerja sementara, semi permanen, atau permanen. Biasanya untuk visa kerja, kamu diwajibkan memiliki bukti kepemilikan dana awal berupa mata uang sesuai dengan negara yang dituju.

6. Coba freelance atau kerja remote

Sebagai alternatif jika kamu masih ragu untuk bekerja langsung di luar negeri, kamu bisa kok bekerja dari rumah tapi dengan perusahaan luar. Caranya adalah dengan mencoba freelance atau kerja secara remote. Bekerja di luar negeri bukan berarti harus ada di negara tersebut, kan? Tidak masalah jika kamu hanya bekerja dari rumah, tapi dibayar dengan ukuran luar negeri.

Sekarang ini, dengan banyaknya platform freelance, tidak menutup kemungkinan kamu bisa bekerja di perusahaan luar negeri. Pekerjaan seperti desain grafis, content writer, desainer web, bahkan untuk posisi seperti supervisor/lead mungkin saja untuk kamu kerjakan. Namun, perlu diperhatikan bahwa biasanya pekerjaan jenis ini tidak berlangsung secara permanen karena lebih bersifat freelance dan kontrak. Jadi, kamu diharuskan dapat menyusun rencana kerja dan keuangan secara baik.

Baca Juga : Edukasi tentang Isu Kesehatan Mental di Sekolah

Nah, bekerja di luar negeri ini bisa menjadi peluang baru bagi kamu. Namun, jangan lupa mempersiapkan semuanya dengan baik agar tidak menjadi masalah. Itulah beberapa cara bekerja di luar negeri yang bisa kamu coba. Selain itu, bagi kamu yang tertarik meningkatkan kemampuan hard ataupun soft, kamu bisa langsung. Di sini, tersedia berbagai kelas dengan materi yang telah disesuaikan dengan kemampuanmu.