Penerapan AI jadi upaya peningkatan pelayanan kesehatan pasien

Staf spesialis Menteri Kesehatan RI bidang Teknologi Kesehatan Setiaji S.T M.Si mengatakan penerapan kecerdasan buatan atau AI akan mempermudah dan meningkatkan kualitas pelayanan pasien dikala berobat baik secara jasmaniah di rumah sakit maupun secara daring.

“Digitalisasi kesehatan ialah kunci untuk slot gacor 777 meningkatkan jalan masuk, efisiensi, dan kualitas layanan medis di masa depan,” kata Setiaji dalam acara Sysmex Indonesia CEO Forum 2024 di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, pemanfaatan AI bisa amat berkhasiat untuk kemudahan dokter mendiagnosa pasien dan juga meningkatkan angka kesembuhan sebab lebih pesat diobati.

Ketika ini, analitik AI telah bisa mendeteksi 124 penyakit kanker paru-paru dengan memakai x-ray. Perpaduan antara teknologi AI dan x-ray cakap menghasilkan pencitraan yang lebih akurat dan pesat.

AI juga akan dimanfaatkan pada aplikasi Satu Sehat dari Kementerian Kesehatan, di mana nantinya pasien pengguna aplikasi bisa memanfaatkan fitur chat untuk mendeteksi penyakit yang diderita dengan akurat malahan sebelum bertemu dokter. Dengan memakai AI untuk chatbot assistant yang cakap menjawab pertanyaan dan kebutuhan pengguna, bisa membantu dalam pencarian tenaga medis dan info kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kecermatan diagnosis dari AI juga dibutuhkan agar pasien mendapatkan kejelasan mengenai penyakitnya dan dokter akan dengan gampang memberikan perawatan sesuai dengan info yang didapatkan dari aplikasi tersebut. Kecuali itu, integrasi dari riwayat rekam medis pasien juga bisa ditingkatkan dengan AI agar dokter bisa mendapatkan info yang jelas sebelum bertemu pasien.