Kemenkes Catat Adanya Peningkatan Tentang Produk Pembersih Pandemi Memengaruhi Kesehatan

Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan, Dr. Dra. Agusdini Banun Saptaningsih, Apt., MARS mengucapkan, selama pandemi COVID-19 terjadi peningkatan pengaplikasian produk pembersih di kalangan masyarakat yang berujung situasi sulit kesehatan.

Keadaan kesehatan ini mulai dari kemerahan pada kulit, serangan asma, gangguan penciuman sampai keracunan akibat pengaplikasian sejumlah produk seperti hand sanitizer, sabun, disinfektan permukaan dan pemutih.

“Sekitar 46,9 persen dari pengaplikasian memiliki sekurangnya satu pengalaman berhubungan situasi sulit dari qris slot pengaplikasian seperti kulit terjadi kemerahan, serangan asma, gangguan penciuman, sedikit keracunan melalui penghisapan dan dari kulit,” ujar Dini dalam sebuah webinar kesehatan, Rabu.

Dini mengatakan, COVID-19 sendiri, saat ini menjadi penyakit infeksi baru yang menjadi tantangan di Indonesia, seiring terus meningkatnya penyakit tidak menular yang menyebabkan bobot utama pada pembiayaan kesehatan dan masih relatif tingginya penyakit menular klasik.

Di antara beragam upaya pencegahan yang dapat dikerjakan masyarakat agar terhindar dari penyakit akibat infeksi virus corona itu yakni melalui pengaplikasian hidup bersih dan sehat termasuk mencuci tangan rutin baik menggunakan produk pembersih seperti sabun ataupun hand sanitizer. Melainkan, pakar kesehatan tidak mengesampingkan munculnya situasi sulit kesehatan akibat pemanfaatan produk pembersih terpenting hand sanitizer dan sabun terus menerus.

Spesialis dermatologi Dr. Zainab Laftah dari British Skin Foundation salah satunya, terhadap seperti dikutip dari Medical News Today mengatakan, pengaplikasian pembersih tangan dan mencuci tangan secara berulang dapat menghilangkan protein di epidermis (lapisan kulit atas), yang mengarah pada disfungsi sawar kulit dan ini berisiko menimbulkan infeksi.

Selain itu, sabun dapat menimbulkan dermatitis tangan iritan dengan gejala kulit merah dan kering, bersisik, serta gatal terpenting di ruang jari dan pada buku-buku jari. Demi mencegah situasi sulit ini, pengaplikasian pelembap dapat menjadi salah satu solusi.