Informasi Kesehatan Kecil yang Penting Dilihat Tua Masa Kini

Seiring perkembangan zaman, si kecil zaman kini bertumbuh secara psikologis dan jasmaniah lebih cepat daripada masa-masa kita dahulu, Ma.Absensi social media dan dunia online bahkan turut merubah sistem pikir dan pola kehidupan si kecil. Mulai dari lingkungan sosial, penerapan dunia online sampai situasi sulit kesehatan, merupakan hal penting tentang kesehatan psikologis dan jasmaniah yang penting diamati orang tua masa kini.

1. Nutrisi buruk

Bicara soal gizi buruk, mungkin yang ada dalam bayang-bayang banyak orang merupakan si kecil yang kurus-kering atau mengalami busung lapar. Kenyataannya, kultur makan buruk dan slot online 777 konsumsi makanan yang tidak komplit nutrisinya bisa mengakibatkan gizi buruk pada si kecil. Untuk itu, Mama perlu memerhatikan dengan baik apa yang dikonsumsi si kecil sehari-hari. Apa yang dimakan si kecil di rumah, di sekolah atau bahkan saat ia berkesibukan di luar rumah seperti di mal, sungguh-sungguh penting dipantau. Sebaiknya keluarga membiasakan makan malam bersama-sama, senantiasa menyediakan camilan sehat dan menanamkan pentingnya memilih makanan yang bukan cuma sedap, melainkan baik untuk kesehatan.

2. Kurangnya aktivitas jasmaniah

Keberadaan teknologi komputerisasi, dunia online dan social media tidak disampingkan merubah sistem hidup manusia masa kini. Tidak terkecuali si kecil-si kecil kita, Ma. Apabila si kecil zaman dahulu banyak bermain di luar ruangan yang melibatkan aktivitas jasmaniah, si kecil zaman kini lekat dengan gadgetnya sebagai sarana bermainnya. Hal ini perlu menjadi perhatian, sebab kurangnya aktivitas jasmaniah di umur muda bisa berpengaruh buruk pada kesehatan si kecil. Obesitas bahkan memata-matai. Kecuali itu, kurangnya aktivitas jasmaniah juga berhubungan dengan kurang terlatihnya keterampilan sosial si kecil.

3. Serangan asma

Asma merupakan salah satu yang paling banyak diidap si kecil sejak tahun 1980. Sekitar sembilan persen si kecil di seluruh dunia mengidap penyakit ini, bahkan sejak bayi. Penyakit ini tidak bisa disepelekan semacam itu saja, Ma. Kondisi ini berpengaruh besar pada bolosnya si kecil di sekolah, mengganggu siklus rehat, mengurangi konsentrasi, kepercayaan diri si kecil, sampai kesehatan mentalnya.

4. Stres sebab tugas sekolah yang padat

Pekerjaan rumah harian, ulangan, tugas semester dan proyek akhir semester, seakan tidak cukup membebani hari-hari si kecil. Mungkin tujuannya merupakan supaya si kecil bisa berprestasi gemilang di ranah akademik.Akan melainkan, padatnya tugas sekolah ini merenggut waktu rehat si kecil dan waktu bermainnya. Malah, banyak orang tua yang mengeluhkan waktu si kecil yang tersita untuk melaksanakan tugas di rumah, sehingga tidak sempat sarapan dan makan malam bersama keluarga.Belum lagi kalau seluruh ini masih ditambah beragam les yang mesti diikuti si kecil di luar sekolah. Kecil menjadi sungguh-sungguh rentan terhadap stres.